Oleh: surganeraka | Agustus 9, 2007

pacaran ga haram; berarti halal? ah, yang benar?

salam!

gue lagi bengong kesambet kayaknya nih, abis nelen pil pait banget udah gitu baca artikel aneh-aneh: pacaran gak haram kok; pacaran=anjing. duh, gue yang belet mikir en lemot atau mereka yang goblok? gue gak tahu pasti. yang jelas, gue ama entu orang pasti udah punya prinsip. boleh dong, kepalanya aja beda, mikirnya juga pasti beda. cuma masalahnya, gue yang kasihan apa tuh orang-orang, apa karena mereka terlalu pinter atau emang gak bodoh (sama ya?) :D

tanya kenapa?

gue sih mikirnya sederhana aja dah. emangnya kalo gak pacaran kenapa? jadi jomblo? emangnya kalo jomblo kenapa? terus buat apa pacaran kalo ternyata hal itu dilarang? emang sih orang paling males kalo dilarang-larang, apalagi sedang hot-hotnya ngimpi enak. pasti marah besar kalo dibangunin. apalagi yang ngebangunin tuh tampangnya jauh dari kesan menyenangkan. makin ogah aja tuh. pasti.

ok, balik ke topik. menurut gue hukum pacaran tuh tergantung yang menilai. maka kalo diserahin ke manusia, pasti banyak penilaiannya. hukumnya jadi beragam. bahkan bedanya ekstrim. hitam-putih, surga-neraka. ada yang bilang haram ada yang bilang halal.

gue atau siapapun yang masih merasa manusia pasti dijamin bingung kalo ada dua pendapat yang bedanya tajam. maka dari itu, gue yakin banget kalo kepala sekolah cuma satu dan yang bikin aturan juga satu. ya kepala sekolah itu. kita yang jadi siswa mau gak mau nurut. nurut daripada benjut. kalo kita nekat bikin aturan sendiri yg beda ama aturan kepala sekolah konsekuensinya cuma 2: tetep sekolah di situ, atau out dari sekolah. sederhana banget memang.

lho, gue kok jadi ngomongin sekolah dan aturan kepala sekolah? ya, karena kita nyadar bahwa dunia ini yang punya satu, dan aturan yang dijalankan juga satu. bedanya nih, kalo aturan kepala sekolah, karena doi sama2 manusia kayak kita, masih bisa diperdebatkan meskipun ujungnya kita kudu milih taat sama doi.

tapi aturan Allah SWT? aturan dari yang punya dunia ini, punya diri kita ini, punya seluruh makhluk di dunia ini, mau gak mau, suka gak suka harus kita taati. kalo gak? ya, kalo kepala sekolah nyuruh kita drop out dengan sukarela, ya jangan heran kalo seandainya pilihan itu adalah: drop out dari bumi ini, silakan tinggal di tempat selain bumi. halah, pasti ribet urusannya. tapi Tuhan gak gitu. Dia masih mau memberikan kesempatan kpd manusia meskipun ada manusia yang membangkang kepada-Nya.

kesimpulan gue: pacaran itu haram. gak ada pula istilah dan aktivitas pacaran islami. itu yg ngasih pendapat lagi ngimpi. tapi ya terserah elo aja deh, suka apa gak dengan pendapat gue.  btw, daripada elo pacaran, mending ngejomblo tp sehat:D

peace!


Tanggapan

  1. ha ha ha….

    Ga baca bener bener artikelnya ya Mas/Mba?
    :D
    cuma liat judul turs ngejudge tulang ikan sebagai tulang ayam…..
    :lol:

  2. lho, kalo taaruf, itu halal ga?

  3. tergantung menurutku,
    taarufnya kayak apa dulu :p

  4. berarti yg haram juga tergantung pacarannya kayak apa dulu, kan? ;)

  5. [...] yang di sini. Katanya mau diskusi tapi begitu dilayani malah bilang diskusinya tidak berguna. Yang ini? He he he… Biar Joe aja deh yang [...]

  6. katanya tergantung yang menilai,, artinya bisa juga ada yang menilai itu ga haram dong,,

    tergantung definisi dan penilaian,, IMO sih,,

  7. yang menilai pacaran haram silakan. konsekuensinya juga jelas. yang bilang pacaran itu halal silakan. konsekuensinya juga jelas. tapi pasti standarnya cuma 1. kebenaran juga cuma 1, karena Tuhan kita juga cuma 1.

  8. gue seratus persen baca artikel ini, makanya gue punya penilaian. maafkan gue jika penilaian itu malah jadi salah tafsir. :-) mungkin ini karena kelemotan cara berpikir gue

  9. btw, daripada elo pacaran, mending ngejomblo tp sehat…>>>

    hidup sehat tanpa akhwat…
    kata kawankawanku yang jomblo
    tapi kataku
    hidup sehati sama istri…

    :)

  10. Untuk semua hal yang berhubungan dengan hukum dan aturan, (temasuk pacaran), Kalau semua tergantung sama penilaian manusia masing2, tentu tidak akan ada hukum yang jelas, sehingga pertanyaan kembali kepada: buat apa sebenarnya hukum itu sendiri?

    Kehadiran islam meniadakan ketidak jelasan tersebut dengan memberikan standard dan aturan yang baku untuk di-ikuti.

    Kalau memang mau memperturutkan hawa nafsu dan tidak mau terikat dengan aturan islam, ini masuk dalam pembahasan yang lain lagi

  11. Tanpa hukum manusia akan bebas sebebasnya. Tanpa kebebasan, manusia mungkin tak bisa berkreasi. Tentu saja hal ini harus dirumuskan kembali. Apa saja yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan. Inilah pentingnya sebuah hukum. Harus taat karena selain sebuah komitmen, juga ketaatan adalah bagian dari pilihan.

    Khusus untuk hukum pacaran ini, saya menyarankan dan harus sepakat, hukum yang mana yang harus digunakan untuk mengaturnya? Supaya diskusi tidak melebar kemana-mana dan jadi tidak jelas

  12. hukum jadi jelas dan tidak jelas semuanya hanya masalah pemaknaan tafsir dan pengartian bahasa. lebih suka yang tersurat atau yang tersirat? ;)

    lebih suka simbol ataukah esensi? :D

  13. Jika diserahkan kepada masing2 penilaiannya pasti tak akan pernah terjadi titik temu. :p

  14. yeah…
    makanya parameternya harus jelas. yg haram itu “istilahnya” atau “kelakuan oknumnya”?

  15. @ Shelling Ford

    Sebagai muslim saya menyakini bahwa parameternya adalah aturan Islam. Bukan aturan yang lain. Jadi baik istilah maupun pelakunya jelas harus didudukkan pada porsi yang benar menurut ajaran Islam, sehingga yang benar jelas, dan yang salah juga jelas. Pahala jelas, dosa juga jelas.

  16. @ Moreno

    jadi kesimpulan Anda, pacaran itu haram/tidak? soale, penulis artikel ini bilang pacaran adalah haram.

    sedangkan menurut saya, pacaran itu nggak haram.

    taaruf kalo zina, yang haram itu zinanya kan? bukan taarufnya, kan?

    maka menurut saya, pacaran itu kalo zina, yang haram itu zinanya, bukan pacarannya.

    yang saya bilang, parameternya aturan islam juga lho. cuma kadang2, orang islam di indonesia sendiri sering terjebak pada kaidah bahasa. kaidah simbol, bukan kaidah esensi! that’s it.

    hei, Allah itu juga paham bahasa Indonesia kan, Mas Moreno? bukan cuma bahasa timur-tengah aja, kan?

    see? ;)

  17. Menurut saya:

    Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia(edisi ketiga 2002: 807), pacar adalah kekasih atau lawan jenis yang tetap dan mempunyai hubungan berdasarkan cinta kasih. Berpacaran adalah bercintaan; berkasih-kasihan. Memacari adalah mengencani; menjadikan dia sebagai pacar.

    Maksud tetap ini apa? Suami istri atau teman? Tapi faktanya saja yang pacaran itu bukan suami istri.

    Dari pengertian istilah ini saja, bisa “dkonversi” ke aturan Islam jelas bertentangan dengan aturan Islam itu sendiri. Sebab, dalam pandangan Islam berduaan dengan lawan jenis yang bukan mahram adalah terkategori khalwat dan itu hukumnya dosa.

    Kesimpulannya, pacaran bisa dikategorikan sebagai salah satu jalam menuju perzinaan. Karena mendekati saja tidak dibolehkan apalagi melakukan perzinaan.

    Pacaran, bila mengacu kepada KBBI, dan Allah SWT pasti tahu yang membuat kamus tersebut dan Allah SWT juga ngerti bahasa Indonesia maka, pacaran hukumnya haram, setidak-tidaknya mendekati kepada yang haram.

  18. Assalamualaikum wr wb

    @Fahmi

    Hadits:
    “Jangan sekali-kali seorang laki-laki berdua-duaan dengan seorang wanita…”

    Apakah makna berdua-duaan = berdua?
    Coba deh rasain makna bahasanya, berdua-duaan itu mengandung arti menyendiri.

    Saya berjalan berdua dengan teman
    Saya berjalan berdua-duaan dengan teman

    Beda kan?
    Trus kenapa di hadits tafsirnya adalah berdua2an dan bukan berdua? Karena memang g semua khalwat dalam Islam itu Haram…lihat sikonnya dulu.

    Kalo pacaran diidentikkan mojok 22an, tatapannya penuh nafsu, ciuman, pegang2an, sampe ML…semua juga udah deal kalo itu haram. Tapi apa iya yang pacaran selalu kaya gitu, kan ngga?

    Kalo misalkan si A taaruf sama B
    Tapi dalam Taaruf itu, walopun ada mahramnya, si A n B cuek2 aja pegang2an tangan, saling kedip2 mata, ngayalin yg ngga2, ngeliatnya penuh nafsu, n even dgn cueknya mereka berani kissing…apa itu dibolehin karena dalam koridor taaruf?

    Trus seperti yg dibilang shelling ford…yg haram itu proses taarufnya….ataw tindakannya???

    Wassalam

  19. Haramkah percintaan pranikah?
    Para penentang pacaran islami berlandaskan dalil. Para pendukung pacaran islami pun berdasarkan dalil. Manakah dalil yang lebih kuat antara keduanya?
    Baca http://pacaranislami.wordpress.com/2007/09/06/halal-haram-pacaran-dalil-mana-yang-lebih-kuat/

  20. Sadarlah! Sadarlah! Jangan memikirkan sesuatu yang lebih dari akal kita yang terbatas. Berpikirlah menggunakan dalil jangan menduga-duga!

  21. @Lilik

    Bukankah yang namanya tafsir adalah dugaan? :D
    Menduga, sepanjang itu punya dasar / dalil / ilmu bukankah tidak apa2?

    Wassalam

  22. pacara menurut aku sich boleh aj! tp yang tidak boleh itu cara berpacarannya. sebab pacaran itu banyak macemnya. kalau pacaran itu disalah gunakan (negatif) berarti pacaran itu dilaran atau diharamkan. dan jika pacaran itu dilakukan dengan cara yang baig (positif) maka pacaran itu ngak apa-apa alias boleh boleh aja.

  23. @ ihwan muslimin:
    Itu kan menurutmu, akalmu. Menurut Islam bagaimana?

  24. @ kaezzar

    Jadi dalam masalah ini apa kesimpulannya? Tafsir setiap orang memungkinkan berbeda-beda. Tapi harus ada kesamaan, yakni sumber rujukan yang digunakan. Jangan ngaco menggunakan pendapat akal semata.

  25. @Razzeak

    Saya hanya ingin menyambung perkataan Lilik

    >>>Berpikirlah menggunakan dalil jangan menduga-duga!>>>

    Kalau kita ngga boleh menduga2, bagaimana tafsir Quran atau Hadits bisa muncul bukan?
    Tapi saya pun mensyaratkan…

    >>>sepanjang itu punya dasar / dalil / ilmu>>>

    Jadi saya tidak mengatakan bahwa kita boleh menafsirkan dengan akal semata.
    Mungkin bisa dilihat posting saya lebih cermat lagi agar tidak salah paham :)

    Wassalam

  26. Gue dulu pacaran. Cuma sama satu orang aja, yang jadi istri gue sekarang. Terus kenapa kalo jadi haram?

  27. hahahaha, iya…
    kembali ke nawaitunya kan?

  28. ass………
    silahkan blg para penentang pcran islami itu kampungan,g gaul, aneh bin ajaib,g menghargai rasa, sok alim,lucu,pikiran zaman batu,tp demi allah q g akan biarin kamu2 yng para pndukung pcran islami u/ bilang bhwa islam itu sempit,dangkal,jika pacaran islami az g bleh,jgn maksain logika&perasaan kalian ya..mengataznamakan islam pd sesuatu yng sebenerx bkn ibadah,,krna islam yg sebener2nya adlh yg malah mengambil suri tauladan rasulullah,(cz beliau bozx islam) rasul az g pcran,jd knfa mzt qt2 sbg umatx ngasih suri tauladan dg gaya2 “pacaran islami”??sok kepinteran,sota’ bgt.. cukup kalian az dech yang pgn,g sah ngajak2..(biarpun kalian pzt blg zp jg yg ngajak2..org cm ngasih pncerahan bhw islam g sesempit itu), silahkan pcran sepuazx..resiko di tanggung penumpang,mati g sekubur,blom tentu jg para ulama yng alim2 g di siksa di kubur,(pdhl ulama lho..)apalge qt..jus amma az blom tentu hafal,ttik tengahnya..jgn sedih saudaraq..para penentang pcran islami,ttp tarbiyah sana-sini,yg pntg istiqomah,jgn terpengaruh dg alasan2 islami yng g ada dalil naqlinx,berilah hidup yng manfaat,bukankah itu lbh baik drpd buang2 pkran,tnaga bwt diskusi hal2 ky gini,mndingan qt benahi solat,jgn2 solat qt sring di colong setan shg g dapat pahala? Mngkin mereka JIL, bkankah islam itu skrg bxk bgt, itulah pnterx iblis mnyesatkan qt, klo ngmongin mslah iman,pztilah qt jauh lbh kalah ktggalan dr iblis brengsek it, mk krn itu perthnkan ke-imanan kalian(qita para penentangx),lbh baik pcrn stlah nikah, g tkt tergoda si brengsek itu lge,mlhan ibadah kan?mw lirik2kan,,silahkan mpe mata te’lepas jg bleh,mw pgang2an?slhkan di lem biar g lpz lge jg gpp,mw ini-itu,weizz..halal bro!!,

  29. kadang2 yg haram itu memang menggoda.

  30. saya berpacaran:
    sudah 3 bln saya dengannya namun tidak pernah:
    1.memegang tangannya
    2.memegang tangannya aja gw ga pernah, apalagi yang laen ga mungkin kale………….
    disini saya mencoba menerpkan hal seperti itu dimana sesorang mencoba menjaga kehormatan pasangannya dengan cinta suci bukan birahi……syahwat laki2 sangat cepat menggebu saaat menyentuh wanita aja kita bisa birahi…bener g’ bro..”jangan coba sekali kalo menjaga yang ke2 kali”
    klo seperti ini ju tidak boleh ya……………….

    mohon pendapatnya…….!!!!!!!!!!

  31. islam agama aneh, aturannya suka suka tergantun g kondisi…ga masuk akal… munafik… kelakuan diluar keliatan baik tapi astaga kalo didalam, (cth. zaskia adya mecca)… cape deh….

  32. y..y..y aq tau klo pcran itu dosa !tp mw diapain lagi?coz pcran itu nikmat n asyik!!aq akui,pcaran tu mag mlanggar aturan agama islam!tp klian smua kan tau,gmna gaya pcaran anak muda sekarang!nyampe ada yg berbuat gt!!!!!tp nek bwat aq whatever j ah…..enjoy j x.

  33. pacaran itu mendekati zina. Zina itu haram. Jadi, pacaran juga haram…

  34. wagh” yg namanya ngebahs pcran gagh ada bres nya………………

    kalo liat cr pcrn temen ndri segh lgsg msk ktgori haram!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    bikin merinding
    yg dilakuin mang jlas” zina!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  35. ngeri thok..


Beri tanggapan

Your response:

Kategori